Viddsee Juree Awards Indonesia

Panggilan untuk Pendaftaran

Tidak Dipungut Biaya Bagi Pembuat Film

Viddsee Juree Awards (‘Juree’) merupakan penghargaan industri yang merayakan film-film pendek terbaik dari Singapura, Indonesia, dan Filipina.

Setiap tahun, pembuat film bertalenta cemerlang dari setiap negara akan berkompetisi dengan mengirimkan film pendek mereka untuk dinilai oleh panel juri internasional. Viddsee mengamplifikasi film-film terpilih dan mempromosikan finalis ke komunitas penonton kami.

Juree adalah bagian dari komitmen Viddsee untuk mengembangkan jaringan, mendukung komunitas pembuat film lokal serta menginspirasi generasi baru pembuat film di Asia.

Hadiah

Dana Produksi Film Viddsee

Viddsee akan memberikan hadiah sebesar Rp40 juta kepada pemenang Gold Award sebagai Dana Produksi untuk produksi film pendek. Viddsee juga akan memberikan pemenang Silver Award hadiah sebesar Rp20 juta sebagai Dana Produksi. Kedua pembuat film dapat bekerja sama dengan Viddsee Studios mulai dari kreasi ide hingga menyelesaikan dan mendistribusikan proyek ini di platform Viddsee. Proyek dijadwalkan selesai dalam waktu 12 bulan setelah tanggal penganugerahan.

5-hari Program Film & TV Global di LA

Motion Picture Association akan memberikan pemenang Gold Juree berupa paket 5-hari Program Film & TV Global di Los Angeles. Kursus 5 hari ini mencakup serangkaian pertemuan, kuliah singkat, dan acara film dengan perusahaan produksi, agen, manajer, pengacara hiburan, serikat pekerja, dan studio film di Los Angeles. Paket ini dirancang untuk memberikan pengantar eksklusif dan informatif mengenai industri film dan televisi Hollywood. Kursus ini mencakup kunjungan ke American Film Market, peluang untuk mengajukan proyek kamu kepada para profesional industri, serta berjejaring dengan pembuat film dari seluruh dunia. Program ini akan berlangsung pada akhir Oktober/awal November 2019.

Pinjaman Kamera Sinema Digital + Paket Peralatan Lensa

Pemenang Gold Award akan menerima pinjaman kamera RED Digital Cinema dan 5 set lensa CP.3 dari ZEISS selama 14 hari. Nilai total peralatan bernilai US $ 46.600. Pemenang Silver Award akan menerima pinjaman kamera RED Digital Cinema dan lensa LWZ.3 21-100mm Light Weight Zoom dari ZEISS selama 14 hari. Nilai total peralatan bernilai US $ 34.500. *Masa berlaku selama dua tahun sejak malam penghargaan

Gratis Langganan Creative Cloud

Adobe akan memberikan fasilitas berlangganan Creative Cloud All Apps selama setahun masing-masing senilai US$560 kepada 10 orang finalis.

Juri

Jongsuk Thomas Nam

Jongsuk Thomas Nam lahir di Seoul, Korea Selatan pada 1968. Thomas berimigrasi ke Amerika Serikat pada 1981 dan lulus dari University of Maryland di College Park (UMCP) dengan gelar Bachelor of Arts dalam Seni Komunikasi (Radio, TV & Film). Thomas kembali ke Korea pada tahun 1995 dan bergabung dengan Busan International Film Festival (BIFF) sebagai kurator Retrospektif Kim Ki-young pada tahun 1997. Ia kemudian bergabung dengan Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) pada tahun 2007. Thomas saat ini menjabat sebagai Managing Director Network of Asian Fantastic Film (NAFF, 2008 - sekarang), program industri film utama dari BIFAN serta programmer wilayah berbahasa Inggris (2016-sekarang).

Thomas telah menjadi juri dan pembicara di berbagai festival dan konferensi film, termasuk Sitges, Spanyol; Berlin, Jerman; Hawaii, AS; Warsaw, Polandia; Vesoul, Prancis; TIFFCOM-Tokyo, Jepang; Yubari, Jepang; Fantastic Fest/Market-Austin, AS; Toronto Reel Asian, Kanada; IFX-Phillipines; Haugesund, Norwegia; EARS di Helsinki, Finlandia; Industry@Tallinn, Estonia; ScreenSingapore, FEFF Udine, Italia, dan Ventana Sur/Blood Window-Buenos Aires, Argentina.

Saat ini Thomas juga menjadi kurator untuk program After Dark di Jio MAMI Mumbai Film Festival, India; penasihat proyek di Sitges Film Festival di Catalonia Pitchbox, Spanyol; anggota komite pemilihan di Focus Adia-FEFF, Udine, Italia; penasihat proyek di Blood Window @Ventana Sur, Buenos Aires, Argentina; dan programmer utama di Scream Asia Film Festival di Singapura.

Kamila Andini

Kamila Andini telah mengikuti beragam lokakarya produksi film sejak masa SMA. Ia adalah lulusan fakultas Sociology and Media Arts, Deakin University (Melbourne, Australia). Film panjang pertamanya “Laut Bercerita” memenangkan penghargaan FIPRESCI dari The International Federation Film Critics, Hong Kong International Film Festival pada tahun 2012. Ia juga menyutradarai beberapa film pendek yang fokus pada isu perempuan antara lain “Sendiri Diana Sendiri” (2015) dan “Memoria” (2016). “Sekala Niskala” adalah film panjang keduanya yang merupakan bagian dari Hubert Bals Fund, Script Development 2011 dan Asia Pacific Screen Awards Children Film Fund, Script Development 2012, serta memenangkan International Jury Grand Prix, Best feature Berlinale Generation Kplus 2018. Tahun ini Dini kembali ke Berlinale sebagai bagian dari International Juries for Generation.

Kepeduliannya terhadap keragaman sosial budaya, kesetaraan gender, dan isu lingkungan telah mendorong semangatnya untuk membuat film dengan perspektif yang berbeda dalam bercerita. Selain menyutradarai film bersama Fourcolours Films, Kamila Andini juga mengajar di Jogja Film Academy.

Monster Jimenez

Monster Jimenez adalah penulis dan pembuat film pemenang penghargaan yang telah bekerja di surat kabar, majalah, televisi, dan film. Pada tahun 2003, ia bergabung dengan Arkeofilms, sebuah perusahaan produksi film independen sebagai Managing Director. Dia memproduksi dan ikut menulis komedi hit “Big Time” pada tahun 2015. Ia menyutradarai “Kano: An American and His Harem” yang memenangkan First Appearance Award di IDFA tahun 2010. Pada 2015, dia memproduksi dan ikut menulis “Apocalypse Child” (2015) yang mengantongi Best Film di Festival Film QCinema, Five Flavours, dan Toronto Reel Asian. Pada tahun 2017, ia memproduksi “Respeto”, sebuah drama politik hip hop yang menyapu penghargaan bergengsi baik di dalam maupun di luar negeri, berpartisipasi dalam lebih dari 50 festival hingga hari ini. Saat ini ia dalam masa pra-produksi untuk “Return Of The Owl”, sebuah drama aksi absurd yang dijadwalkan untuk syuting di bulan Juni 2019.

Selain itu, ia juga terlibat dengan This Side Up, sebuah tempat pembuatan konten yang mengembangkan cerita untuk klien komersial.

Syarat & Ketentuan

  • Film harus sudah selesai dibuat setelah 1 Januari 2017;
  • Untuk mengikuti kompetisi ini, kalian harus mendaftarkan film mulai 22 April 2019;
  • Batas akhir pendaftaran: 31 Mei 2019;
  • Diperbolehkan bagi film yang sudah tayang dan/atau tersedia secara daring (contoh Youtube, Vimeo);
  • Semua genre film diterima; fiksi, dokumenter dan animasi;
  • Film dapat menggunakan bahasa/dialek asli. Bagi film yang tidak berbahasa Inggris wajib menyertakan subtitle yang tercetak di film atau memberikan file format .srt dengan salinan asli;
  • Viddsee tidak menerima karya yang masih dalam proses penyelesaian atau trailer/cuplikan;
  • Durasi maksimum adalah 30 menit termasuk titel kredit penutup;
  • Film yang terseleksi Viddsee Juree akan ditampilkan di platform Viddsee dan tidak boleh diturunkan dalam kurun waktu dua tahun;

Untuk memenuhi kualifikasi, film harus memenuhi 2 dari 3 poin ini;

  • Sutradara berdomilisi di Indonesia atau Warga Negara Indonesia;
  • Produser Eksekutif dan/atau Produser dan/atau Penulis Skrip harus Warga Negara Indonesia atau berdomisili di Indonesia;
  • Produksi film setidaknya dilakukan 70% di Indonesia.
Pendaftaran Dibuka
Pendaftaran Ditutup
Seleksi Film
Pengumuman Finalis & Rilis Film
Survei Audience Choice Award
Seleksi Juri
Malam Penganugerahan

Pedoman Pendaftaran

Format file yang dipilih

  • MP4 atau MOV
  • H.264
  • Resolusi minimum 720p atau lebih tinggi.
  • Lihat di sini untuk melihat secara rinci persyaratan video bila kamu ingin memastikan spesifikasi encoding.

Pilih salah satu metode untuk mendaftarkan filmmu.

Pendaftaran Daring

Pendaftaran Fisik

Loading...

Proses Keseluruhan

Setelah kamu mendaftarkan filmmu, akan ada proses seleksi oleh tim kurasi Viddsee. Setelah proses seleksi selesai, kami akan mengirimkan email notifikasi ke pembuat film yang terpilih. Bila filmmu terpilih untuk Viddsee Juree, akan diputarkan secara daring di platform Viddsee.com mulai 24 Juni 2019 (tentatif) dan ditambahkan pada kanal “Viddsee Juree Indonesia”. Dari semua film yang terseleksi, tim kurasi Viddsee akan memilih 10 film terunggul untuk mengikuti partisipasi lebih lanjut pada segmen ‘In competition’ dimana juri akan memilih film-film pemenang dari segmen tersebut.

Mitra Pendukung