New Updates Filmmakers Giveaways AMA Call For Entries Crowdfunding Casting Jobs Subtitling Film Reviews Recommendations Discussions Support

Misteri Hantu Begu Ganjang dari Sumatera Utara

Seorang paranormal di Kota Medan, Abah Rahman menyebut, begu ganjang merupakan cerita ataupun kisah yang hidup di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Sumut. Dia mengatakan, begu ganjang merupakan upaya atau cara yang dilakukan seseorang yang bisa memerintahkan roh untuk tujuan yang tidak baik, seperti mencelakai.

"Menurut saya, begu ganjang itu roh yang bisa disuruh untuk tujuan tertentu. Kenapa di sebut begu ganjang? Karena ketika kita melihatnya, maka semakin panjang, dan semakin panjang. Itulah kenapa disebut begu ganjang," sebutnya.

Abah Rahman menuturkan, cerita-cerita tentang begu ganjang misalnya seperti tentang sesorang mengalami sakit yang tidak bisa dijelaskan oleh medis. Meski demikian, tidak semuanya disebabkan oleh begu ganjang.

"Kita (masyarakat) harus hati-hati dan jangan gegabah menuduh sesorang itu pelihara begu ganjang. Yang namanya begu ganjang, hanya pengistilahan saja, sejatinya itu roh yang dipuja, yang bisa dikendalikan oleh seseorang untuk tujuan tertentu. Tujuan jahat misalnya,” tuturnya.

Abah Raman menceritakan, saat kecil dirinya pernah mengalami hal mistis. Namun, dirinya tidak mau memastikan apakah pengalaman yang dialaminya disebabkan oleh begu ganjang atau tidak. Dirinya pernah dihantui dengan bayangan-bayangan hitam ketika berada di tempat sunyi dan tempat yang lembab.

"Saya pernah merasakannya. Tapi saya tidak mau memastikan itu begu ganjang atau tidak. Namanya makhluk halus, ya. Intinya saya tidak ada masalah sama orang lain. Tapi saya pernah melihat penampakan seperti itu," kenangnya.

Abah Rahman menegaskan, meski begu ganjang itu ada, tetapi saat ini sering dipolitisasi atau dipelintir oleh oknum-oknum tertentu. Misalnya, untuk membuat suatu hal yang dapat membuat orang celaka akibat diembuskan isu soal begu ganjang.

"Kalau bagi saya, begu ganjang itu ada. Tapi jangan sembarangan membahas begu ganjang terkait suatu persoalan tertentu, bahaya," Abah Rahman menandaskan.

0 Responses

Posting as Hooman

Comments are disabled in this discussion.